Upacara satu oton (wetonan). Adalah upacara yang dilakukan setelah bayi berumur 210 hari. Upacara ini bertujuan untuk menebus kesalahan- kesalahan dan keburukan-keburukan yang terdahulu, sehingga dalam kehidupan sekarang mencapai kehidupan yang lebih sempurna.
Sarana/Upakara.
1) Upakara kecil : Prayascita, parurubayan, jajanganan, tataban, peras, lis, banten pesaksi bale agung (ajuman) sajen turun tanah dan sajen kumara.
Tata Cara Pelaksanaannya.
1) Pandita/Pinandita sebagai pimpinan upacara melakukan pemujaan untuk memohon persaksian terhadap Sang Hyang Widhi Wasa dengan segala manifestasinya.
2) Pemujaan terhadap Siwa Raditya (Surya stawa)
3) Penghormatan terhadap leluhur.
4) Pemujaan saat pengguntingan rambut (potong rambut).
5) Pemujaan saat pawetonan dan persembahyangan.