Pada suatu tempat bagi umat yang belum mempunyai Pelinggih permanen atau masih turus lumbung (semi permanen) ada yang membiasakan mengganti pelinggih berupa Daksina, pada setiap Purnama. Untuk penggantian biasanya dilengkapi Pejati, tipat kelan, daksina. Setalah selesai Daksina yang disurud atau diturunkan dan Daksina Pelinggih yang baru disthanakan. Dilanjutkan dengan sembahyang.