Peras, adalah sebuah sesajen dengan dialasi sebuah tamas/taledan, diisi jejahitan kulit peras. Dibawah kulit peras dilengkapi dengan beras, base tampel ,benang puthi dan uang kepeng. Kemudian secara berturut-turut diisi pisang, buah-buahan, tebu, kue-kue, dua buah tumpeng, dan sampian tangga. ada pula yang menggunakan daging ayam panggang, atau menggantinnya dengan sate ayam (sate lembat). Bila upacara telah selesai, lekukan pada 'kulit peras' akan ditarik atau dilepaskan, berasnya ditaburkan, ujung tumpeng dipotong dan ditaruh pada sampian tangga yang dilengkapi sedikit rerasmen lalu diletakkan di halaman / di bawah sebagai tanda upacara telah selesai / ngelebar.
Buah-buahan,
Tumpeng,
Benang Putih,
Uang Kepeng,
Base Tampel,
Beras,
Tebu,
Pisang,
Daging Ayam Panggang,
Kue-kue,
Kulit Peras,
Sampian Tangga