Penyeneng adalah sebuah jejahitan dibuat sedemikian rupa sehingga tengah-tengahnya terbagi menjadi tiga sudut / bagian, lalu diisi Nasi Segahu (nasi dicampur dengan abu/areng), Tepung Tawar (beras, kunigr serta daun dadap ditumbuk menjadi satu), serta bija(beras yang sudah dibersihkan dicampur dengan air cendana/ bunga yang wangi dipotong-potong halus) dan diatasnya diisi Tetebus(benang putih). Disela-sela salah satu sudutnya diselipi porosan lengkap dengan bunga. Penyeneng ini dialasi dengan sebuah mangkuk kecil dilengkapi dengan beras 'base tampel', benang putih dan uang kepeng. Penyeneng ini selalu menyertai sesajen yang berfungsi sebagai ayaban