Alasnya memakai sebuah bakul, berisi sebutir telur ayam
mentah, sebuah batu bulitan (hitam), uang 225 kepeng,
kunir, keladi, andong, kapas lalu ditutupi dengan serabut
kelapa (sambuk) dibelah tiga kemudian diikat dengan
benang tridhatu (merah, hitam, putih), lalu diatasnya, diisi
pucuk dadap dan lidi masing-masing 3 batang. Ini
merupakan perwujudan Sang Kala Sepetan yaitu salah satu
Bhutakala yang menerima pakala-kalan itu.